Selasa, 04 Desember 2007


Hidup Beriman, Hidup Mulia

Selasa, 01 Mei 2007
Bertaqwalah kepada Allah SWT ketika kita mengiringi kerja dan aktivitas usaha dalam mengejar dan mencari penghidupan, kemakmuran dan kebahagiaan hidup. Sesungguhnya hanya melalui jalan ketaqwaan kepada Allah SWT inilah yang akan membawa manusia ke puncak hidup dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak.Bertaqwa, beramal shaleh, beribadah dan berakhlak mulia adalah ciri kehidupan orang-orang beriman. Ciri atau nilai inilah yang menjadi cerminan kemuliaan serta berkahnya kehidupan orang-orang yang beriman itu. Hidup mulia, tenang, tenteram, bahagia, lebih berkah dalam seluruh aktivitas hidupnya dan senantiasa dilindungi Allah SWT. Bukan itu saja kelebihan dan anugerah yang akan diperolehi oleh orang-orang yang beriman di sisi Allah SWT. Dan banyak kelebihan yang dijanjikan oleh Allah SWT. kepada orang-orang beriman baik dii dunia, terlebih lagi di akhirat kelak.Firman Allah SWT. yang artinya: "Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal".(QS. Al-Ankabuut: 58).

Sewaktu di dunia, orang-orang yang beriman akan memperoleh segala macam kebaikan, kejayaan, keselamatan, keberkahan, rahmat dan kemuliaan. Sebagaimana disebutkan dalam al-Qur'an, yang bermaksud: "Sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami limpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka siksa mereka disebabkan perbuatannya". (QS. Al-'Araaf: 96).Kita sering menyebut kalimat mudah-mudahan 'berkah' atau 'dilimpahkan keberkahan'. Keberkahan bukan seperti benda atau barang yang bernilai seperti berlian atau emas, tetapi keberkahaan hanya bisa dirasakan dalam jiwa dan hati orang-orang beriman. Misalnya, dalam perkara rezeki seperti harta yang kita terima atau uang, makanan, walaupun ia sedikit tetapi cukup, mengenyangkan dan menyehatkan anggota badan.Berkah dalam hidup, kehidupan kita akan menjadi aman bahagia, hati senang, jiwa tenteram dan segala urusan kehidupan dapat dikendalikan dengan mudah dan senang, sekalipun dari segi kebendaan duniawi tidaklah mewah.Keberkahan rezeki dan hidup kita juga dapat dilihat dengan murahnya rezeki, hidup yang bahagia, anak-anak dapat bersekolah, kemudian berasa ringan hati mengamalkan segala tuntunan Islam seperti bershadaqah, berzakat, membantu dalam kebaikan dan taqwa. Jangan kita lupa bahwa berhasilnya sebagian umat Islam datang ke Tanah Suci Makkah menunaikan ibadah haji, rukun Islam kelima itu juga adalah hasil dari rezeki dan kehidupan yang diberkahi oleh Allah SWT.Dalam ayat yang lain, Allah SWT menyebut tentang ciri kehidupan orang-orang beriman yang memperoleh kesuksesan, sebagaimana firman-Nya yang artinya: "Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tiada berguna. Dan orang-orang yang menunaikan zakat. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya. Kecuali terhadap isteri-istri mereka atau budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela. Barangsiapa mencari yang dibalik itu maka merekalah itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanah (yang dipikulnya). Dan orang-orang yang memelihara sembahyangnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi. (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus, mereka kekal di dalamnya." (QS. Al-Mu'minuun: 1-11).Berdasarkan keterangan Al-Qur'an ini, terdapat tujuh ciri, sifat atau sikap orang-orang beriman yang diberi jaminan Allah SWT. akan beruntung dalam hidup mereka ketika di dunia dan akhirat kelak. Sifat atau ciri-ciri itu, adalah orang-orang beriman yang:1. Khusyu' dalam shalatnya.2. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan keji atau sia-sia.3. Menunaikan zakat.4. Menjaga kehormatan dirinya.5. Menjaga amanah.6. Menjaga janjinya.7. Tetap memelihara shalatnya.Dan Rasulullah SAW pernah menyatakan tentang kekagumannya kepada orang-orang beriman, karena beberapa sifat terpuji dan mulia yang dimiliki mereka, sebagaimana sabdanya yang artinya: "Aku mengagumi seorang mukmin. Bila memperoleh kebaikan dia memuji Allah dan bersyukur (kepada-Nya). Bila ditimpa musibah dia memuji Allah dan bersabar (karena musibah itu). Seorang mukmin diberikan pahala dalam segala hal, walaupun (sekedar) sesuap makan yang diberikan ke mulut isterinya". (HR Imam Ahmad dan Abu Daud).Inilah sifat pribadi orang-orang beriman, yaitu mereka yang hidupnya bergantung penuh dengan keimanan kepada Allah SWT. Mereka tidak angkuh atau sombong dengan kesenangan hidup yang dinikmatinya, dan bersyukur, lidah mereka sentiasa basah dengan tahmid memuji kebesaran Allah dan berzikir mengingati Allah. Firman Allah S.W.T. yang artinya : "…yang beriman dan beramal soleh dan mereka banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan... " (QS. Asy-Syu'araa: 227).Manakala, ditimpa musibah, kesulitan atau kesusahan hidup, orang-orang beriman tidak mengeluh, tidak juga berputus asa dan tidak hilang rasa syukur. Akan tetapi mereka tetap ingat Allah sebanyak-banyaknya, memuji Allah dan tetap bersabar menerima ujian hidup.Ketahuilah, sesungguhnya ujian hidup yang diturunkan Allah ke atas orang-orang yang beriman itu adalah ujian yang bakal mengukuhkan dan memantapkan keimanan, ketaqwaan dan harga diri orang-orang yang beriman. Dan juga untuk mengangkat derajat orang-orang yang beriman di sisi Allah SWT.Demikianlah, beberapa perkara tentang kemuliaan dan juga keberkahan hidup orang-orang beriman. Maka marilah kita sama-sama menambahkan kekuatan iman serta taqwa kita kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita termasuk dalam golongan yang telah dinyatakan dalam al-Qur'an oleh Allah S.W.T. dan yang disebut oleh Rasulullah SAW. dalam sabdanya itu.


Tidak ada komentar: